Jalan Keberuntungan

Jalan Keberuntungan

Jalan Keberuntungan

Puisi oleh Miftah Sr.

 

 

Sepasang mata kosong menatap

Berlari mengejar cahaya

Mungkinkah benar untuk tetap

Menuju Sang pemilik daya

 

Dan untukmu

Sahabat

Lebih dulu meninggalkan dunia tentu lebih baik untukmu

Dari pada engkau, harus keduluan tanpa bisa tobat

 

Dan bagimu

Kawan

Membangun kuburmu dari sekarang pasti lebih baik bagimu

Dari pada engkau, dipaksa benar-benar memasukinya tanpa bisa lagi melawan

 

Dan terhadap siapapun pencari keberuntungan

Termasuk juga aku

Bukankah lebih baik jika kita lebih dulu meraih ridha-Nya dalam ketenangan?

Sebelum benar-benar kita bertemu dzat-Nya dengan lidah yang kaku.

 

: di awal pertemuan.

 

20.12.2017

Bandung

 

 

3
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
3 Comment authors
adminwahyumy hiemmaningsihRani S Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Rani S
Guest

nice website

 
wahyumy hiemmaningsih
Guest

indah sekali puisi ini sesuai denga gambarnya,,dimana tempat pengambilan gambar ini sangat natural?