Puisi Cinta untuk Sebuah Nama

Puisi Cinta untuk Sebuah Nama

Puisi Cinta untuk Sebuah Nama

Puisi oleh Miftah Sr.

 

 

Ketika mata sore terpejam

Dan terang berganti temaram

Aku melangkah mengikuti detik jam

Bersama rindu yang terperam

 

Rindu yang seharusnya tak bercokol di dada

Jika saja malam itu tak pernah kupetik senyum manisnya

O… sungguh, sungguh engkau bagai madu muda

Izinkan aku tetap mencecap sampai terurai makna filosofisnya

 

Dan aku jadi tak sadar diri

Biarkan aku begini

Jangan suruh aku lari

Aku butuh kau temani

 

Sampai gelap berlari

Menjauh dari bayang ilusi

Justru agar kemudian engkau nyata berdiri

Lalu menjadikanku satu-satunya kursi

 

:tempatmu duduk, tempatmu diam bernyanyi

 

 

18.09.2017

Bandung

 

 

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of