Sejauh Mana

Sejauh Mana

Sejauh Mana

Puisi oleh Miftah Sr.

 

sejauh mana matahari mendekat ke kedua matamu yang bening itu,
sayang

apakah ia lebih dekat dari jarak yang mengantarai aku ke kamu?
kurasa tidak,
karena bukankah Kau selalu bilang bahwa Aku ke Kamu
seumpama dahan yang memangku tubuh daun

Sejauh mana, sayang
ketika proses metamorfosis kupu-kupu memanjakan matamu
dan setelah terbang ia, kupu-kupu itu, mampu memikat hatimu
lalu mengharapkannya menjadi milikmu

apakah ia, apakah prosesnya, mampu memenangi keakraban kita?
dan menjadikanku pecundang yang tak pantas meski hanya menyandang nama?
kurasa tidak,
karena bukankah Kau selalu bilang, sayang
bahwa keakraban kita terlahir dari hati yang tersenyum

maka, adakah celah yang mampu membungkam senyuman itu?
sayang…
kurasa tidak,
kecuali Kau berkata, bahwa ini hanya mimpi yang Aku puja
bukan mimpi Kita berdua

 

30.11.2015
Bandung

 

Puisi Lain :

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of